Aku tersentak saat bunyi ponsel berdering....hmm..sms! Oh....kok nomor baru...penasaran...oh dari mbak angkatku. Tumben...angin apa ia sms aku, biasanya kalo cuma ada kepentingan. Sejak kejadian tahun lalu, hubungan kami renggang. Kaku rasanya. Kejadian yang merampas kedekatanku dengan ia.
Ia yang aku kagumi. Cantik, lincah dan sangat pandai dalam segala hal. Kami sudah seperti saudara kandung sendiri. Karena kami dibesarkan bersama-sama. Sejak beberapa tahun kemarin ia dekat dengan suami orang. Aku sudah berusaha untuk mengingatkan ia. Tapi ia ngotot dan ia juga mengaku sudah jujur ke orang tuanya. Mau giman lagi...kenapa orang tua angkatku menyetujui anak kandungnya pacaran dengan suami orang. Entahlah....pusing memikirkannya. Sampai suatu hari semua bergembira karena sebentar lagi mbakku itu dinikahi laki-laki itu. Ya Tuhan...semua family tidak ada yang tahu itu suami orang. Kecuali aku dan orang tua angkatku.
Saat hari ijab, semua pada klimpungan karena pihak keluarga laki-laki tidak ada yang datang. Pihak laki-laki datang cuma bertiga. Ngakunya 1 ayahnya, 1 saudaranya. Semua anggota keluarga besarku tanya "apa yang terjadi". Terutama 3 saudara kandung dan juga kakak-kakak ipar mbakku, mereka semua mendesakku. Aku serba salah dan aku menyuruh mereka untuk bertanya langsung ke orang tua angkatku. Tapi semua memaksaku, dan akhirnya aku jujur. Bahwa mbakku itu dinikahi oleh suami orang. Seperti disambar petir, kakak-kakak angkatku dan juga para ipar langsung emosi. Dan ternyata orang tua angkatku bilang mereka tidak tahu menahu soal status laki-laki itu. Di KTP juga masih lajang. Entahlah...serba mencurigakan. Semua terbongkar setelah acara pernikahan selesai. Ternyata mbakku menipuku dengan bilang ke aku kalau ia sudah jujur ke orang tuanya soal status laki-laki itu. Nasi sudah jadi bubur..mau dikata apa??
Mbakku sedikit jaga jarak setelah kejadian itu. Biarlah...Sekarang ia hamil muda. Hidup ngekos karena ia kerja di luar kota. Semua keluarga hilang simpatik ke suami mbakku itu. Dulu semua simpatik, laki-laki tegap dan dewasa pekerjaan mapan di bidang kontraktor. Mobil bagus dan selalu menjamu siapa saja ke tempat-tempat istimewa. Tapi siapa sangka....setelah semua terbongkar ikut pula terbongkar semua. Kebusukan-kebusukannya.
Hari ini mbakku sms, ia bilang kangen rumah...karena belum bisa pulang. Hamil muda jadi ia mabuk berat...suka muntah-muntah kalau naik kendaraan. Kalau kangen rumah, malam hari ia mendengarkan gending-gending jawa. Hemmm....kesukaan ayah angkatku.Malam ini "yu" ku terlihat sentimentil....si anak mami tidak bisa menghindari kerinduannya terhadap orang tuanya. Satu sisi sering perasaan bersalah muncul di hatiku. Seharusnya aku tidak cerita ke saudaramu atau ke orang tuamu "yu"....bahwa kamu menjadi istri ke 2 dari laki-laki yang begitu kamu agungkan....terus terang "yu" aku sangat membenci ia. Yang merebut kejujuranmu dariku dan kejujuranmu dari keluarga angkatku. Aku benci ia "yu" yang merebutmu dari aku.
Kamis, 02 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar