
"Dek, len menuju kosmu dari terminal apa aja?Kalau malam ini aku kemalaman di jalan aku nginap di kosmu ya", begitu bunyi sms yang kau kirim malam itu. Aaaargghh...gimana nih.. di kamarku kan lagi ada sahabatku. Mau aku tidurkan dimana kamu 'yu' malam ini. Hemm...untung adik kosku dan sahabatku sangat pengertian. Sahabatku akhirnya tidur di kamar adik kosq. Malam-malam begini kamu rela melakukan perjalanan jauh saat kamu hamil muda begini demi mengobati kerinduanmu pada kampung halaman dan orang tuamu. Melihatnya saja aku tidak tega.
Jam di ruang tamu sudah menunjukkan pukul 21.30 tapi belum terlihat kamu datang atau sms. Aku berjalan ke pasar dekat kos bersama sahabatku, sekedar membeli pengganjal perut. Saat itu ponsel di sakuku berdering. Dering telepon..aku kira darimu 'yu'. Hemm..ternyata ayahmu. Suaranya yang berwibawa...suara yang aku rindukan. Kalimat beliau sungguh membuatku iri padamu 'yu'. Sungguh...aku iri. "ma..mbakmu malam ini katanya mo nginap di kosmu.mengko papaken di depan ya". Perhatiannya padamu membuatku iri sekaligus senang. Ayahmu sangat perhatian dan bertanggung jawab, andai ia ayahku 'yu'....Ah sudahlah...aku cuma bisa menghela nafas.
Tepat pukul 22.00 saat aku sudah di kamar kos, kamu menghubungiku. Sudah didepan kos 'yu' ku yang cantik. Malam ini kamu terlihat anggun dan cantik 'yu'. Balutan busana berwarna ungu, menambah keanggunanmu. Malam ini aku senang kamu datang 'yu'. Setelah sekian lama...setelah kejadian itu...Pelan aku membelai perutmu, didalam perut yang membuncit disana ada hasil cintamu dengan ia. Entah kenapa aku tetap kurang suka dengan suamimu 'yu'. Meski aku tidak suka dengan suamimu, tapi aku sangat mengharap buah cintamu dengannya hadir di muka bumi ini. Meramaikan duniaku...ingin melihatnya dan bersenda gurau dengannya kelak. Pasti putih sepertimu 'yu'. Perkiraan masih bulan september untuk mendengar tangisannya. Aku akan sabar menanti si imut hadir di muka bumi ini. Kehamilan pertamamu ini..aku melihatmu makin cantik.
Dari kita masih kecil, aku sering merasa iri padamu 'yu'. Kamu cantik, pintar, lincah dan cerdas. Enggak salah dari dulu orang tuamu begitu bangga padamu. Kehidupanmu sangat indah dan makmur. Kamu tumbuh di saat ayahmu berjaya. Apa yang kamu minta hampir semua tercukupi. Kasih sayang dan perhatian orang tua dan ketiga kakakmu tercurah padamu. Sungguh dari dulu aku iri padamu...aku yang anak angkat ini selalu mengagumimu. Mengagumi kehidupanmu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar