
Banyak orang bilang, "jangan terlalu pilih-pilih". Ketika kita mengambil segala keputusan. Untuk urusan yang kecil maupun yang besar pastilah kita dihadapkan pada banyak pilihan. Ketika kita mengambil keputusan untuk urusan apapun aku diajarkan untuk berhati-hati. Begitu pula untuk urusan yang satu ini...memilih calon suami. Oh God...rumit.
Meski banyak orang bilang "jangan terlalu pilih-pilih", aku tetap pada pendirianku. Memilih pendamping hidupku. Apapun kata orang. Diusiaku yang mendekati kepala 3, belum memiliki pasangan. Sebenarnya aku sih menikmati kesendirian ini, tapi begitu bawelnya orang-orang disekitarku.
Memilih calon suami memang wajib hukumnya. Pernikahan itu kalo bisa seumur hidup sekali saja. Pernikahan kan bukan permainan, bukan pacaran, kalo bosan atau tidak cocok kita bisa memutuskan hubungan dengan mudahnya. Jadi ya harus bener-bener hati-hati. Karena menurutku kebahagiaan keluargaku dan kebahagiaan anak-anakku kelak juga salah satunya berasal dari ketepatanku memilih calon suami. Kalau memilih suami yang tidak bertanggung jawab, keluargaku juga akan ikut susah dan sedih begitupula anak-anak. Aku hanya berusaha, segala keputusan ada di tangan Tuhan. Manusia hanya berupaya sebaik mungkin. Dan semua sudah diatur sama Tuhan, kita tinggal berusaha.
Setiap orang punya pendapat masing-masing. Mungkin ada yang tidak cocok dengan pendapatku diatas. Whateverlah...aku menghargai perbedaan. Dengan perbedaan dunia terasa indah. Bagi teman-teman yang hendak melangsungkan pernikahan bicarakan visi dan misi kedepan kalian berdua, samakan persepsi. Dan semoga kita semua bisa membangun keluarga yang sakinah, mawadah warohmah.

Mksih yah kak atas sarannya :)
BalasHapushttp://f4dLyfri3nds.blogspot.com
ikut blogku juga yah kak :)
BalasHapus