
Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat dihindari. Datangnya bencana tidak pernah ada yang bisa memprediksi, datang begitu saja dan tidak ada yang bisa menghindari. Begitu pula bencana yang terjadi di kelurahan Cirendeu, kecamatan Ciputat, kota Tangerang Selatan, Bantena, jebolnya tanggul Situ Gintung pada pukul 03.30. Disaat sebagian besar masyarakatnya masih terlelap dalam buaian mimpi. Tidak ada yang sempat menyelamatkan diri. 63 nyawa melayang sia-sia. Begitulah jika Tuhan berkehendak. Apapun akan terjadi dalam sekejap mata.
Kadang saat kita dilanda musibah, kita menyalahkan Tuhan. Kadang kita bertanya-tanya "mengapa mengalami hal ini?". Atau kita bertanya "mengapa Tuhan menyiksaku begini?". Tapi apakah kita sudah berfikir ulang, bahwa dibalik kejadian apapun itu pasti ada hikmah yang bisa kita ambil manfaatnya. ”Barang siapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan maka Allah akan menimpakan musibah kepadanya.” (HR Al Bukhari). Atau saat kita cermati potongan ayat ini, "Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. (QS. 65:7)". Mari kita mengambil hikmah dari setiap kejadian yang menimpa kita. Dan sepatutnya kita mensyukuri setiap nikmat-nikmat yang Tuhan berikan apa kita. Harusnya kita selalu yakin bencana terjadi juga karena Tuhan mengingatkan kita untuk lebih mendekatkan diri pada-Nya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar